Tutorial yang akan saya bahas kali ini mungkin sebelumnya hanya angan-angan semata (Wuih..kayak lirik lagu ae rek!)..

Yah..bagaimana tidak, sekarang anda bisa mengakses komputer anda yang ada di rumah atau di kantor atau bahkan me-remote (mengendalikan/mengambil alih komputer lain)  dari jarak jauh dengan cara yang mudah. Tentu, dengan menggunakan aplikasi tertentu.

Bagi seorang guru komputer seperti saya, aplikasi ini sangat membantu, karena saya tidak perlu repot-repot mendatangi komputer siswa saya ketika mereka mengalami kendala saat melakukan praktek pelajaran komputer yang saya ajarkan. Saya cukup menunjukkan cara kerjanya dari tempat duduk saya. Anda penasaran? Terima kasih 😉

Yups, Adalah TeamViewer, yang memungkinkan anda untuk melakukan semuanya itu dengan mudah. TeamViwer merupakan software pengendali jarak jauh yang sangat handal. Selain free (gratis) ada beberapa keunggulan yang dimiliki TeamViewer dibandingkan dengan software remote kebanyakan, seperti :

  • Akses ke komputer lain tanpa pengawasan dengan catatan komputer yang diakses telah diinstal TeamViewer dan terkoneksi ke Internet.
  • System keamanan yang dimiliki seluruhnya dilengkapi dengan mode enkripsi AES (Advanced Encryption Standart) 256 bit.
  • Berbeda dengan software remote yang lain yang terkendala pemblokiran oleh firewall, TeamViewer justru bekerja secara efisien di balik Firewall.
  • Transfer file yang lebih mudah dan cepat.
  • TeamViewer mampu menyesuaikan dengan kecepatan koneksi anda sehingga mampu bekerja secara penuh walaupun dengan koneksi yang lambat.

Dalam Team Viewer terbagi menjadi dua bagian, Host dan Client. Host adalah software (TeamViewer) yang diinstalkan sebagai server atau monitor di komputer anda. Selanjutnya Client diinstalkan pada komputer lain yang akan dlihat atau diremote hak akses dekstopnya secara penuh oleh kita.

Jika anda tertarik, Silahkan download aplikasi versi terbarunya di sini (Teamviewer v6 6,5 MB) dan ikuti instalasinya berikut:

1. Jalankan file teamviewersetup.exe dan selanjutnya pilih Install:

2. Pilihlah personal/non-commercial use jika anda akan mencobanya menggunakan 2 komputer yang berbeda.

3. Selanjutnya beri checklist pada dua pilihan License Agreement, dan klik Next.

4. Pada opsi di atas ada dua pilihan yaitu:

  • Normal installation (Default) yaitu instalasi dilakukan sebagaimana pada umumnya.
  • Start automatically with windows, pada opsi ini anda akan memilih TeamViewer bisa startup bersama windows namun anda diharuskan mengisi password tetap untuk koneksi anda sehingga anda cukup menggunakan 1 password untuk melakukan koneksi. Pilih opsi yang pertama. Dan klik Next.

5. Tunggu sebentar hingga proses instalasi selesai dijalankan dan lanjutkan dengan klik tombol Finish.

Lakukan instalasi kembali ke Komputer yang ingin anda hubungkan dengan komputer sebelumnya. Untuk kali ini, install aplikasi pada komputer yang akan digunakan sebagai remote.

1. Saat jendela TeamViewer muncul seperti di atas akan terlihat kolom ID dan Password.

Catatan : ID dan Password digunakan untuk melakukan koneksi dengan komputer yang akan terhubung dengan komputer anda. Dan password ini akan berubah-berubah setiap kali TeamViewer Launch.

Tentunya akan sangat merepotkan bila setiap anda mau terhubung harus terus mengganti password bukan? That’s why, kita perlu melakukan pengaturan di Teamviewer dengan cara sebagai berikut:

Pada pojok kanan atas pilih Ekstra. Lanjutkan dengan memilih Option, General dan setelah itu akan muncul jendela seperti di bawah ini.

2. Pada gambar di atas adalah konfigurasi yang bisa digunakan untuk aplikasi Team Viewer. Detailnya bisa dibaca di bawah ini:

  • Your Display Name: berfungsi sebagai identifikasi komputer ketika anda sudah terhubung dengan komputer lain
  • Start TeamViewer with WIndows/Mulai tampilan TeamViewer bersama Windows : agar teamviewer dapat startup bersama Windows tanpa perlu relaunch dan otomatis opsi tutup ke menu tray akan tercentang
  • Proxy Setting/Pengaturan proxy : apabila koneksi anda menggunakan proxy
  • Incoming LAN Connection/Koneksi LAN masuk : apabila anda terkoneksi melalui kabel jaringan (LAN) anda dapat memilih apakah koneksi dapat masuk ke anda atau tidak. Ada tiga pilihan disini yaitu Deactivated (dinonaktifkan), Accept (diterima) dan Accept Exclusively (diterima secara ekslusif). Pilih saja diterima.

3. Selanjutnya untuk pengaturan Master Password klik opsi Security pada sebelah kiri:

Isi password yang akan dijadikan Master password apabila melakukan koneksi dengan komputer lain melalui TeamViewer. Selanjutnya pilih opsi Remote Control / Control jarak jauh, dan lakukan penyettingan sesuai yang diinginkan.

Pada pilihan ini anda dihadapkan bagaimana TeamViewer melayani anda ketika sedang terhubung dengan komputer lain. Ada beberapa pilihan dalam hal ini.

  • Kualitas : menampilkan kualitas gambar komputer lain yang telah terhubung dengan anda. Pilihannya antara lain : pilihan otomatis, optimalkan kecepatan, optimalkan kualitas dan pengaturan kesukaan.
  • Hapus wallpaper jarak jauh berfungsi untuk tidak menampilkan wallpaper dikomputer lain yang terhubung dengan anda
  • Tampilkan kursor berfungsi untuk menampilkan kursor komputer lain pada saat terhubung
  • Perekaman sesi berfungsi untuk apabila anda ingin merekam segala aktivitas anda ketika anda terhubung di opsi ini anda harus menentukan letak hasi rekaman anda disimpan
  • Control akses, bagaimana anda mengontrol komputer lain apakah dengan akses penuh atau terbatas.

Jika keduanya sudah terinstall, Buka Team Viewer Host pada komputer monitor. Pada kotak session, masukan ID komputer yang diperoleh dari infomasi pada komputer client, selanjutnya pilih Remote Support kemudian klik Connect to patner.

Tunggu beberapa saat kemudian akan keluar jendela autenfikasi, masukan password dari komputer
Jika jaringan dalam kondisi stabil, pada jendela Team Viewer Host akan terlihat desktop komputer client. Anda dapat melakukan beberapa akses ke komputer client menggunakan menu File transfer, Actions, Views dan Extras.

Well, saatnya anda mencoba…. 🙂

Dirangkum dari berbagai sumber.