Tahun pelajaran 2018/2019 agaknya menjadi tahun yang lumayan menyita waktu, tenaga dan pikiran saya.
Sejak awal memasuki tahun ajaran ini, kegiatan di sekolah seakan tidak pernah berhenti, satu per satu datang, silih berganti. Dimulai dari keterlibatan saya pada kepanitiaan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), Pembinaan Lomba Literasi, Perekrutan tenaga kerja (Bursa Kerja Khusus) SMKN 3 Jombang dan yang baru saja berakhir kemarin, adalah menjadi panitia sekaligus narasumber Pelatihan Portal Rumah Belajar (Kelas Maya) yang berlangsung selama 3 hari.

Tim Manajemen Sekolah Bpk Waka Humas dan
Waka Kurikulum SMKN 3 Jombangmembuka Pelatihan 

Pelatihan Portal Rumah belajar (Kelas Maya) SMKN 3 Jombang dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 13 – 15 Agustus 2018. Pelatihan ini bertujuan menyiapkan guru dalam melaksanakan pembelajaran online untuk memfasilitasi siswa kelas XI yang akan melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin).
Prakerin atau sering disebut PSG (Pendidikan Sistem Ganda) merupakan program tahunan sekolah yang dilaksanakan minimal 3 bulan pada sertiap awal semester kedua (genap), dimana selama waktu itu siswa belajar di tempat industri untuk memperoleh pengalaman bekerja dan bekal sebelum mereka memasuki dunia kerja yang sebenarnya.

Pada saat melaksanakan prakerin, siswa praktis tidak mendapat materi pelajaran di sekolah, dikarenakan waktu belajar mereka dihabiskan untuk belajar (magang) di perusahaan. Di sisi lain, mereka juga dituntut untuk mempelajari materi pelajaran dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Hal ini sering kali membuat para guru dan siswa kesulitan dalam mengatur waktu belajar dan mengajar, terutama kesulitan dalam melakukan proses penilaian. Sehingga tidak jarang terjadi miskomunikasi antara guru dan siswa yang berakibat pada penurunan nilai hasil belajar siswa.

Amiroh, Narasumber pelatihan Portal Rumah Belajar (Kelas Maya)

Untuk mengatasi masalah ini, tahun ini SMKN 3 Jombang melaksanakan kebijakan penggunaan Kelas Maya Kemdikbud sebagai sarana untuk menjembatani pembelajaran jarak jauh antara guru dan siswa yang sedang prakerin. Penggunaan Kelas Maya di SMKN 3 Jombang saat ini difokuskan bagi guru yang mengajar di Kelas XI, sedangkan untuk guru Kelas X dan XII bersifat tidak wajib. Pelatihan ini mendapat dukungan penuh dari Tim Manajemen dan seluruh guru SMKN 3 Jombang yang ditunjukkan dengan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pelatihan dan mempraktikkan penggunaan Kelas Maya untuk masing-masing mata pelajaran yang diampunya.

Para guru SMKN 3 Jombang peserta pelatihan hari pertama

Pada pelatihan ini saya sebagai narasumber, mengenalkan Portal Rumah Belajar Kemdikbud dengan 8 fitur utamanya dan 3 fitur tambahan, yaitu Karya Komunitas, Karya Guru dan Karya Bahasa dan Sastra.
Bahan belajar interaktif, Laboratorium Maya, Kelas Maya, Bank Soal, Katalog media dalam animasi, gambar, presentasi, video, audio, BSE (Buku Sekolah Elektronik)  yang terdapat pada Portal Rumah Belajar, menjadi alternatif sumber belajar yang dapat dimanfaatkan oleh para guru dan siswa di seluruh Indonesia.

Para guru SMKN 3 Jombang peserta pelatihan hari pertama

Tidak ada kendala yang berarti pada pelaksanaan pelatihan Portal Rumah Belajar (Kelas Maya) ini, selain koneksi internet di sekolah yang kurang stabil 🙂 Namun hal ini tidak mengurangi semangat para guru dalam mempraktikkan membuat Kelas Maya dengan menggunakan koneksi internet dari tethering smartphone masing-masing guru sebagai pengganti koneksi internet di sekolah. Bahkan banyak pula yang mengakses Kelas Maya dengan menggunakan aplikasi (launcher) Rumah Belajar yang sebelumnya telah mereka download melalui Play Store. Menurut peserta, mengakses Kelas Maya melalui aplikasi ini terasa jauh cepat dari pada menggunakan laptop. Sehingga ada beberapa guru yang merasa lebih nyaman membuka Kelas Maya menggunakan gadget-nya.

Para guru SMKN 3 Jombang peserta pelatihan hari ke-2

Kelas Maya memfasilitasi para guru untuk mengelola kelas, memberikan materi ajar, penugasan dan kuis interaktif yang dapat diakses oleh siswa kapan saja dan dimana saja. Guru dan siswa mendapatkan kemudahan dalam melaksanakan pembelajaran karena proses pembelajaran dapat dilaksanakan tanpa terikat ruang dan waktu. Dengan menggunakan Kelas Maya diharapkan permasalahan yang sering terjadi pada siswa yang melaksanakan Prakerin dapat diatas, sehingga siswa tidak merasa dirugikan.

Wakasek Kurikulum Andik Minarto menutup acara pelatihan pada hari ke-3

Program lanjutan yang harus dilakukan adalah melakukan pendampingan terhadap guru dalam menerapkan Kelas Maya. Hal ini penting dilakukan untuk membantu kesulitan guru dalam menggunakan Kelas Maya pada proses pembelajaran di kelas.

Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih atas segala support yang diberikan oleh seluruh Tim Manajemen dan guru serta staf SMKN 3 Jombang  mulai dari persiapan sampai dengan pelaksanaan Pelatihan Portal Rumah Belajar (Kelas Maya), sehingga pelatihan ini berlangsung dengan sangat baik dan lancar.

Para guru SMKN 3 Jombang peserta pelatihan hari ke-3