Tulisan ini buat Hanafi dan Ulum, XII TKJ, yang pengen banget belajar CSS.

Dalam HTML, untuk memformat tampilan sebuah halaman web, kita biasa menggunakan tag HTML seperti <FONT>, <P>, <Hn>,<Table> dan seterusnya.  Penggunaan tag-tag tersebut diletakkan sebelum teks / objek yang akan diformat, seperti berikut :

<font face=”Monotype Corsiva” size=”3″ color=”red”>
Jenis huruf pada teks ini adalah Monotype Corsiva, berukuran 12pt dan berwarna merah
</font>

Jadi, jika kita menginginkan format /tampilan yang berbeda untuk teks/objek tertertu, maka kita harus mengetikkan tag dengan atribut yang sesuai pada setiap teks/objek yang akan diformat. Dan…semakin heboh tampilan sebuah web, biasanya tag-tagnya pun semakin banyak.

Tag yang terlalu banyak, akan membuat sebuah dokumen HTML menjadi terlihat ruwet dan tidak terstruktur. Sehingga akan menyulitkan, ketika kita ingin melakukan perubahan tampilan pada halaman web itu, karena kita harus mencari tag/atribut yang menyusunnya satu per satu..

Maka solusinya, kita gunakan CSS! Dengan menggunakan CSS (Cascading Style Sheets), kita bisa menghemat waktu pengerjaan sebuah website. Disamping itu dengan menggunakan CSS, membuat proses loading browser menjadi lebih cepat.

Lantas, kalau menggunakan CSS, apakah kita harus meninggalkan HTML?

Tentu tidak! 😀  sebab HTML dan CSS adalah duet maut yang mampu menciptakan sebuah halaman web menjadi lebih menarik dengan cara yang mudah dan tidak ribet.

Jadi, ibaratnya HTML itu adalah Orang dan CSS ibarat accessories/property yang membuat seseorang itu menjadi cantik/menarik, misalnya pakaian yang bagus, perhiasan, make-up dan sebagainya.

Tulisan berikutnya akan membahas Cara Penulisan CSS.