Masih dalam rangkaian peringatan Hari Guru Nasional 2015, kali ini saya melanjutkan perjalanan, dari Lomba Karya Ilmiah dan Inovasi Pembelajaran (KIIP) Guru SMK dan Simposium Guru 2015 di area Senayan Jakarta, menuju kawasan Industri Astra International Tbk. di daerah Sunter Jakarta Utara.

Dalam rangka memberikan apresiasi kepada para guru, PT. Astra International Tbk. mengadakan Lomba Inovasi Guru Kreatif Astra 2015 yang diikuti oleh sekolah-sekolah binaan Group Astra. Kebetulan SMKN 3 Jombang merupakan salah satu sekolah binaan United Tractor Indonesia yang merupakan anak perusahaan PT. Astra International Tbk.

Bersama tim pendamping dari United Tractor (Dimas, Erika, Saya, Monik)

Dalam kegiatan ini, masing-masing guru dari sekolah binaan di seluruh Indonesia mengirimkan karya inovasi teknologi yang mendukung proses pembelajaran untuk selanjutnya dipilih 5 karya  terbaik untuk masing-masing jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP dan SMA/SMK, untuk dipresentasikan di depan Dewan Juri yang telah ditunjuk oleh PT. Astra.

5 Karya terbaik tersebut akan mendapatkan penghargaan berupa 3 unit sepeda motor untuk karya terbaik pada masing-masing jenjang dan 15 buah laptop untuk semua finalist.

5 karya terbaik level SMK mendapatkan 1 buah laptop 🙂

Setelah melalui tahap presentasi, karya terbaik untuk level SMK diraih oleh sekolah binaan Polman Astra yang diwakili oleh Bpk. Endang Suhendar, S.Si dari SMKN 2 Pandeglang dengan judul karyaMeningkatkan Pemahaman Siswa Dalam Mata Pelajaran Administrasi Server Menggunakan Alat Peraga Robotik Melalui Model Project Based Learning Terdistribusi”Sedangkan saya sendiri mewakili SMKN 3 Jombang tahun ini belum berhasil sebagai pemenang utama. Semoga tahun depan bisa lebih baik lagi 🙂

Dalam rangkaian acara ini juga adakan seminar yang dihadiri oleh Pakar Fisika Indonesia Bpk. Johanes Surya dan Artis Marsha Chikita Fawzi, salah satu animator Serial Upin dan Ipin. Kedua tokoh inspiratif tersebut telah berhasil mendidik generasi Indonesia sehingga mereka dapat berkompetisi dan berprestasi di kancah internasional.

Dialog dengan narasumber Bpk Johanes Surya dan Chiki Fawzi

Selain kisah inspiratif dari kedua narasumber tersebut, tentu banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan selama mengikuti lomba ini, yang tentunya sangat berbeda dengan kegiatan lomba sebelumnya. Misalnya, dari sisi persiapan presentasi, materi yang  akan saya presentasikan harus melewati tahap filtering oleh tim United Tractor supaya materi presentasi dapat disesuaikan dengan karakter perusahaan yang saya wakili (United tractor).

Sedangkan dari sisi penjurian, jujur, saya merasa pertanyaan-pertanyaan dewan juri kali ini “lebih kejam” dan tak terduga :D. Yah.. Seperti biasa, tugas para juri adalah menggali kelebihan dan kelemahan dari karya yang telah dibuat dengan mencoba membandingkan dengan produk lain yang bersifat komersial..he..he..

Namun, meskipun mendapatkan beberapa kritikan dari juri, hal ini saya anggap sebagai saran untuk pengembangan aplikasi yang lebih baik. Karena pada hakekatnya semua karya harus terus dikembangkan sehingga lebih dapat memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Semua karya yang telah dipresentasikan oleh masing-masing finalist adalah karya terbaik dari guru yang bersangkutan, yang telah diterapkan di sekolah masing-masing. Tentu, semua kritik dan saran dari juri menjadi catatan dan motivasi bagi saya pribadi, untuk terus berinovasi untuk menghasilkan karya yang bermanfaat untuk proses pembelajaran di sekolah.

Semoga pengalaman ini dapat menginspirasi dan memberi semangat buat teman-teman guru di seluruh Indonesia. Amin ya rabbal aalamin..