Akhirnya.. libur telah tiba. Lama sekali rasanya saya nggak posting di blog kesayangan ini. Tiga bulan terakhir ini saya memang sangat disibukkan dengan kegiatan mengajar, membimbing siswa dan melakukan recovery website sekolah (yang sudah lama “mati suri” 🙂 ) Yah, terdengar agak klise sih alasannya hehe..

Namun, saya sangat menikmati semua kegiatan tersebut, terutama pada kegiatan recovery website sekolah, yang menurut saya paling menyenangkan, namun juga yang paling banyak menyita waktu dan perhatian. Saya katakan menyenangkan sebab ngoprek website itu.. full of challenges, baik dari sisi teknis maupun school social culture 🙂 Apalagi kalau udah berurusan dengan hackers yang selalu bikin gemes! Hm..

Sebab lain yang bikin  menyita waktu saat itu adalah pengumpulan data untuk konten website dan pengurusan pergantingan tim pengelola website sekolah. Pada pengumpulan data ini, saya dan tim harus berkoordinasi dengan tim manajemen sekolah (bagian kurikulum, humas, kesiswaan, ketenagaan, tata usaha dan seterusnya),  sedangkan untuk pergantian pengelola website, saya harus berurusan dengan pihak hosting dan pengelola web sekolah sebelumnya (yang terkadang agak mbulet) 🙁

Berurusan dengan banyak pihak membuat saya dan tim harus lebih sabar dan berhati-hati, sebab jika tidak, bisa menimbulkan konflik, karena kami akan banyak ngerepoti mereka dalam menyediakan semua data yang kami butuhkan.

Tips! Supaya kita tidak kesulitan mengumpulkan data, maka kita bisa buat group di Whatsapp dengan anggota semua pihak yang menyimpan data-data yang kita perlukan tersebut. Sepanjang pengalaman saya, hal ini cukup efektif untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan tanpa harus datang ke ruang masing-masing bagian tersebut. Tapi, dengan catatan masing-masing pihak kooperatif dalam mengirimkan data yang kita minta (via WA) loh ya..
Nah, bagaimana cara supaya mereka bisa kooperatif dengan kita? Yah, satu-satunya cara adalah kita harus menjalin komunikasi yang baik dengan mereka.. hehe 🙂

Bisa dikatakan sudah cukup lama saya tidak ngoprek website, terakhir kali saya ngoprek website itu.. sekitar tahun 2015, saat bikin websitenya PGRI Kabupaten Jombang. Setelah itu, saya hanya aktif ngisi konten pada blog ini saja 🙂

Pada tulisan saya ini, saya ingin berbagi tentang pengalaman saya (secara teknis) saat membuat website SMK Negeri 3 Jombang tersebut. Nah, sebelum Anda melanjutkan celotehan saya ini, monggo ditengok sebentar ke link berikut, http://smkn3-jbg.sch.id/

Website sekolah bisa dikategorikan sebagai website company profile, karena di dalamnya memuat informasi yang terkait dengan profil dan kegiatan sekolah ybs. Dari sisi tingkat kerumitan, menurut saya, membuat website company profile termasuk kategori pembuatan website dengan tingkat kerumitan level paling rendah. Apalagi jika website tersebut dibangun menggunakan content management system (cms), seperti WordPress atau Blogspot. Kenapa saya katakan demikian? Sebab untuk membuatnya, tidak diperlukan programming skills yang terlalu mahir. Dengan mengerti sedikit HTML, kita udah bisa develop sesuai dengan keinginan kita. Bahkan, jika Anda pengguna CMS WordPress (yang berbayar), instalasinya mungkin dapat dilakukan kurang dari 30 menit! Nah, sebenarnya yang bikin lama itu.. ngoprek themenya.. 😀

Sekedar info, bahwa saya dan tim membuat website SMKN 3 Jombang ini dalam waktu tidak lebih dari sebulan. Dimulai dari pemilihan platform, instalasi, pengumpulan dan pengolahan data, sampai pada publikasi website. Yah, waktu yang cukup singkat memang, alhamdulillah saya dibantu tim yang sangat kooperatif dan cekatan, terutama dalam hal pengumpulan data.

Meski begitu, terkadang ada beberapa developer yang lebih suka (baca: idealis) untuk membuat website company profile dengan nyecript sendiri. Bagi saya, itu sah-sah aja. Tergantung kenyamanan dan selera developer-nya. Tapi, perlu diketahui bahwa dari sisi pengguna/customers, tidak penting sebuah website itu dibuat menggunakan tools apa, yang penting bagi mereka adalah sebuah website harus menyajikan konten yang dibutuhkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dengan website tersebut.
Ibaratnya, kalau kita mau menikmati makanan di restoran, maka terhadap makanan yang disajikan, apakah kita akan menanyakan kepada pemilik restoran atau chef-nya.. makanan tersebut digoreng menggunakan wajan merk apa, minyaknya pake minyak merk Bimoli atau SunCo.. tidak ‘kan? Asalkan penyajian menarik, rasanya enak, harga murah dan pulang dengan perut kenyang, bagi customers itu sudah cukup!

Sedangkan dari sisi developer, yang penting adalah bagaimana membuat sebuah website dengan cara yang mudah dan cepat, termasuk cepat dalam mendapatkan duitnya..hehe. Jadi jika ada cara yang mudah dan cepat dalam membuat website, kenapa pilih cara yang lama dan rumit? Mungkin begitu titik point-nya! hehe..
Eitts, jangan salah! Saya dan tim bikin  website sekolah ini secara suka rela loh ya.. alias free of charge! 🙂

Tapi sekali lagi, hal ini tidak mutlak! Semua tergantung selera dan kesepakatan antara developer dan customer saat dealings. 

Website SMK Negeri 3 Jombang memiliki 2 bagian, yaitu Landing Page (halaman pembuka/intro) dan Main Page (Halaman Utama). Landing Page memuat informasi sekilas tentang SMKN 3 Jombang, sedangkan Main Page memuat tentang SMKN 3 Jombang lebih detail.

Sebenarnya tidak sulit sih untuk membuat website sekolah, setidaknya yang mirip dengan website sekolah saya tersebut. Kita semua bisa melakukannya, bahkan without any progamming skills, seperti yang saya bilang di atas! Akan tetapi, cukup dengan kemampuan ngoprek WordPress saja. Namun, jika Anda mau membuat website yang terlihat lebih menarik dan agak canggih dengan beberapa additional features, bolehlah dipelajari sedikit tentang PHP dan database MySQL, untuk custom script PHP dan database WordPress-nya.

Dan.. sepanjang pengalaman saya membuat website sekolah ini, bagian yang paling lama adalah memilih dan ngoprek theme-nya. Karena masing-masing theme memiliki site map yang berbeda.

Ohya, for your information, bahwa pada website SMKN 3 Jombang ini, kami menggunakan Platform WordPress dengan Theme Magazine Hoot. Anda bisa lihat demo-nya di sini.

 

Theme Magazine Hoot – WordPress

Kebetulan saya sangat suka dengan theme yang menyerupai portal berita (yang terlihat kompleks dengan 3 kolom atau lebih). Jika Anda juga tertarik dengan menggunakan theme seperti ini, Anda bisa googling dengan keywordfree magazine wordpress theme”. Di situ banyak sekali pilihan Theme WordPress gratis yang lumayan bagus buat website sekolah atau perusahaan.

Namun, perlu diketahui bahwa jenis theme magazine style seperti ini biasanya agak rumit customisasinya, sebab lumayan banyak fiturnya. Bahkan sering kali screenshot/demo theme yang di-display, hasilnya tidak sama dengan tampilan hasil customisasi kita. Hal ini bisa jadi karena biasanya theme yang didemokan adalah theme yang Pro version, sedangkan kita biasanya mengunduh theme-nya yang free version alias versi gratis. Sehingga ada beberapa fitur yang tidak tersedia/di-disable.

Tapi Anda tidak perlu khawatir, biasanya tampilan pro dan free version tidak jauh berbeda, asalkan Anda sabar dan pintar melakukan customisasi, Anda akan mendapatkan tampilan website yang lumayan mirip dengan versi berbayarnya. Dan saat membuat website sekolah ini, saya tidak memiliki banyak waktu untuk meng-custom semua fiturnya. Jadi, hanya fitur yang diperlukan saja yang saya aktifkan.
Anda bisa lihat tampilan asli Theme Magazine Hoot versi pro dan punya sekolah saya yang versi gratis. Nggak jauh beda ‘kan? 🙂

Namun, jika Anda tidak mau bersusah ngoprek theme magazine style yang kompleks, anda bisa menggunakan theme standar bawaan WordPress, seperti Twenty Fifteen, dan seterusnya. Sebab theme ini bisa dibilang cukup mudah dalam customisasinya.

Pada postingan saya selanjutnya, saya akan menuliskan tutorial penggunaan WordPress Plugins yang menurut saya cukup bagus untuk menambah fitur website, seperti fitur menyimpan dan menampilkan direktori data guru/siswa, membuat FAQ (frequently Asked Question), gallery, kontak kami dan plugins untuk security websitenya. Bahkan cara membuat pengumuman kelulusan dengan daftar nilai UN per siswa yang bisa dicetak.

Suwun ya teman, sudah berkunjung ke blog saya ini..  Semoga tulisan saya ini bisa menginspirasi teman-teman admin website sekolah yang lain. Selamat menyambut Lebaran 1439H 🙂 Mohon maaf lahir dan batin.