Tidak bisa dielakkan lagi bahwa pesona Windows 7 telah membuat semua pengguna Sistem Operasi buatan Microsoft sebelumya (Windows XP) ingin beralih mencoba menggunakan SO yang menurut sebagian orang powerfull ini. Meski begitu, banyak pula yang tidak mau beranjak dari SO sebelumnya dikarenakan mereka sudah menemukan kenyamanan pada SO sebelumnya, disamping memang untuk para pengguna Aplikasi Web Server (seperti AppServ atau Xampp) biasanya harus mengatur konfigurasi systemnya supaya Aplikasi tersebut bisa dijalankan tanpa kendala. Hal inilah menyebabkan mereka berpikir 2x untuk merubah SO nya.

Tetapi, bagi yang tetap  ingin belajar dan mencoba menggunakan Sistem Operasi Windows 7 pada PC atau laptopnya disamping WIndows XP yang sudah terinstall, bisa menggunakan 2 SO ini pada Laptopnya. Inilah yang disebut Dual Booting pada Komputer. Berikut cara membuatnya :

1. Membuat partisi pada harddisk untuk Windows 7

Untuk Harddisk yang belum dipartisi, ikuti langkah pembuatan partisi berikut : (untuk harddisk yang sudah dipartisi, bisa langsung lompat ke langkah 2)

Untuk membuat partisi harddisk Anda bisa menggunakan EPM (Easus Partition Master) yang bisa Anda download secara gratis dari Website resminya atau klik disini. EPM ini sangat mudah digunakan. Anda tinggal menginstallnya ke dalam komputer Anda, dan bisa langsung Anda gunakan.

Ketika Anda menjalankan EPM, Anda akan melihat tampilan partisi harddisk Anda dengan tampilan yang baik dan terorganisir. Untuk Windows 7 ini kapasitas harddisk yang dibutuhkan Minimal 20 GB.

Untuk memulai partisi, Anda tinggal mengeklik tombol Resize/Move partition

Atau Anda bisa melakukan Dragging pada sisi kiri/kanan harddisk C ke kiri atau kenan sembari Anda menentukan besar kapasitas partisi yang diinginkan. Kemudian lepaskan dragnya, maka secara otomatis EPM akan membuat partisi baru dengan nama Unallocated. Untuk setiap partisi bisa Anda ganti nama Unallocated dengan nama Lain, misalnya dengan nama DATA D: atau kalau punya saya saya beri nama MERO-DATA, untuk partisi yang saya gunakan untuk menyimpan data saja. Untuk membuat partisi yang lain Anda bisa melakukan hal yang sama sebanyak partisi yang Anda inginkan.

Bila anda sudah selesai membagi partisi hardisk anda, tekan tombol Apply, akan muncul pesan untuk meminta merestart komputer anda, klik tombol “Yes”, komputer anda akan restart dan booting kembali, sebelum masuk ke system Windows, Easus akan melakukan proses membagi partisi hardisk anda, tunggu sampai proses selesai, kemungkinan komputer akan restart kembali dan booting sampai masuk ke system windows, maka partisi anda sudah selesai dibuat. Mudah ‘kan?? Baik, kita melangkah ke sesi berikutnya, yaitu :

2. Menginstall Windows 7 pada Partisi yang baru

  • Masukkan DVD Installer Windows 7 ke dalam DVD ROM anda dan Restart komputer.
  • Ketika sistem anda boot dari DVD, Anda akan mulai prosedur instalasi seperti biasa. Ketika Anda akan diminta untuk memilih jenis instalasi, pilih Custom (advanced)
  • Anda akan diminta untuk memilih di mana Anda ingin menginstal Windows 7, seperti, Pilih partisi yang baru yang masih kosong (Jangan pilih paritisi tempat Windows Xp). Kemudian klik tombol Next dan lanjutkan dengan prosedur instalasi sampai selesai.

3. Menguji Booting Windows 7 Anda

Untuk menguji, apakah instalasi yang baru saja Anda lakukan berhasil dengan baik, restart-lah komputer Anda, Jika instalasi berhasil maka Anda akan melihat menu pilihan Booting Windows dan Anda akan melihat bahwa nama Windows lama (Xp) dan Versi baru dari Windows, seperti yang ditunjukkan pada Gambar.

Selamat! Anda berhasil membuat dual booting pada komputer Anda. Sekarang Anda dapat dengan mudah melakukan booting antara Windows XP dan Windows 7 dan melakukan pengaturan dan data pada waktu luang Anda.

Maka Ketika Anda siap untuk mengganti Windows XP, Anda sudah benar-benar memahami Windows 7 yang akan menjadi OS utama Anda.

Selamat Mencoba 😉