Saya ingin menungkapkan sebuah rahasia yang sebenarnya agak memalukan dan menjengkelkan bagi saya. Saya adalah seorang yang selalu melakukan sesuatu hal dengan cepat, dan bahkan kadang-kadang tanpa banyak pikir (alias ceroboh). Suatu ketika saya  ingin mengganti Sistem operasi di Laptop saya, yang semula Win XP menjadi Win 7.

Pekerjaan seperti ini sudah biasa saya lakukan, sehingga seperti biasa saya tidak membaca semua step dan petunjuk yang ada dengan teliti. Saya tidak tahu, tiba-tiba saya klik begitu saja ketika ada kotak dialog (saya agak lupa menanyakan apa). Lha waktu itu saya klik “Yes” gitu saja.

Tiba-tiba..Apa yang terjadi saudara-saudara??? Ke-4 Partisi yang ada di Harddisk Laptop saya hilaaang… (Tidaaaaaakkk..)

Yah, semula sih saya agak panik. Maklumlah..semua data penting ada di sana. Lha kalau hilang bagaimana???

Untunglah, setelah menenangkan diri..saya ingat bahwa saya mempunyai senjata handal yang InsyaAllah bisa menangani semua masalah yang berkaitan dengan komputer, termasuk hal-hal di atas..(Paragraf ini hampir mirip kayak iklan sembelit…pake giringan..he..he)

Yah…dialah “Hiren’s CD”.  “Hiren’s CD” adalah CD yang berisi kumpulan puluhan tool yang digunakan untuk memperbaiki komputer yang bermasalah. Hiren’s CD merupakan senjata sakti yang wajib dimiliki oleh semua orang yang berkutat di bidang komputer, apalagi para teknisi komputer.
Isi tool yang terdapat pada Hiren’s CD, anda bisa googling sendiri. Hiren’s versi yang terbaru adalah 12.x yang bisa Anda download dari situs resminya www.hirensbootcd.org/download.html .

Nah, bagi yang belum punya, silahkan buat sendiri. Mudah kok …(Kali ini saya kasih cara membuatnya yang pake Flashdisk aja ya, sebab kl pk CD pasti Anda sudah pada mahir).

Berikut adalah perangkat lunak dan keras yang harus disiapkan sebelum membuat HBCD dengan menggunakan USB Flashdisk :

1. Komputer/laptop dengan sistem operasi windows yang sehat dan Flashdisk USB dengan ukuran minimal 256MB. Namun ukuran lebih besar lebih baik.
2. USB Disk Storage Format (34KB). Anda bisa mendownloadnya disini.
3. Grub4DOS (147KB). Program ini digunakan untuk menginstall Bootloader untuk flashdisk Anda. Program inilah yang menggantikan fungsi file sistem MSDOS pada versi sebelumnya. Di dalamnya juga ada dua file yang nantinya harus Anda salin ke dalam USB Flashdisk Anda.
4. Hirens Boot CD versi 9.9 atau versi terbaru.
File – file di atas biasanya masih berbentuk files compressed – file terkompress – maka sebelum melanjutkan kelangkah berikutnya, Anda decompressed terlebih dahulu dengan aplikasi Winzip atau Winrar atau sejenisnya dan kumpulkan ke-3 file diatas dalam satu folder.

 

 

 

 

 

 

Jika perangkat di atas sudah tersedia, selanjutnya Anda bisa mulai melakukan instalasi :
1. Tancapkan flashdisk USB Anda, ekstrak dan jalankan USB Disk Storage Format. Pilih flashdisk USB Anda di bagian ‘Devices’. Pilih File system ‘FAT32‘, akhiri dengan meng klik ‘Start‘.

2. Akan muncul menu konfirmasi berikut ini, pilih Yes.

Tunggu beberapa saat hingga proses format selesai, Klik ‘OK‘

3. Ekstrak file grub4dos.rar hasil download Anda. Dobel klik grubinst_gui.exe untuk menjalankan program Grub4Dos Installer 1.1 seperti tampilan di bawah ini.

Pilih Disk Anda, pastikan Anda memilih flashdisk dengan benar. Perhatikan pada ukuran space nya. Klik pada tombol Refresh Part List, kemudian pilih Whole Disk(MBR).

Mulai proses instalasi:
1. Pilih flash disk yang akan dipake sebagai UFD Boot
2. Klik Refresh
3. Pilih Part List seperti di gambar atas.
4. Klik Install, tunggu hingga selesai, ditandai dengan munculnya jendela Command Prompt, lalu klik ENTER lalu klik Quit

5. Buka folder hbcd_99 dan copy file Hiren’s.BootCD.9.9.iso ke dalam folder CreateYourISO

6. Buka folder CreateYourISO dan jalankan file Extract-ISO.bat sehingga muncul folder baru MYCD

7. Buka Folder MYCD dan copy Folder HBCD dan File Autorun ke flash disk
8. Buka folder grub4dos, copy file grldr dan menu.lst ke dalam flash disk sehingga di dalam flash disk terdapat 4 file / folder
9. Pembuatan HBCD UFD selesai.

Ambillah FD dari komputer Anda dan restrart komputer dan rubah urutan booting pada bios dengan menekan Del atau F12 (tergantung BIOS Anda) dan posisikan UFD jadi no 1 pada urutan booting.

Terima Kasih, selamat mencoba…