Menikmati Hari Minggu pagi yang sangat cerah, drugs bersama keluarga tercinta, healing kedua anak saya, order untuk mendampingi suami menengok segala persiapan “Peringatan 1000 Hari Wafatnya KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ” yang akan dilaksanakan besok, Senin, 15 Oktober 2012 di Halaman Gereja Katolik Santa Maria, Jl. KH. Wahid Hasyim 38 Jombang, terasa sangat menyenangkan.

Suami, yang beberapa hari ini sangat sibuk sebagai panitia pelaksana kegiatan tersebut, hari ini melakukan final checking kesiapan, seperti memeriksa kesiapan panggung, akomodasi untuk peserta, gladi resik Paduan Suara Lintas Agama, Keroncong dan Stand up Comedy, yang akan memeriahkan acara tersebut.

Suasana Latihan Paduan Suara

Hal menarik adalah persiapan penampilan Paduan Suara Lintas Agama akan menyanyikan lagu symphony 9th Beethoven, Ode To Joy, yang merupakan lagu favorit Gus Dur, membuat bulu kudu merinding…

Acara yang bertema ” Menggerakkan Tradisi, Meneguhkan Indonesia“, diagendakan akan dihadiri oleh Bpk. KH. Salahuddin Wahid, Mbak Inayah Wahid (Putri Gus Dur), Romo Eko Budi Susilo dan KH. Maman Imanulhaq (ANBTI-Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika) dan sekitar 600 peserta dari kalangan Muspida Jombang, Masyarakat Lintas Agama, Mahasiswa, Kalangan Pesantren, Organisasi Sosial Keagamaan dan masyarakat umum yang mencintai Mantan Presiden RI-4 ini.

Kegiatan peringatan Wafatnya Gus Dur serupa, sebelumnya juga dilaksanakan di pesantren – pesantren, termasuk Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang. Dan ini adalah kegiatan peringatan yang ke-3 yang diselenggarakan oleh Komunitas Lintas Agama dan Etnis Jombang, setelah sebelumnya di lakukan di GKJW Jombang, dan GKI Jombang.

Tujuan utama kegiatan ini selain untuk mengirim doa kepada Beliau, juga untuk mengenang semua jasa yang telah diberikan, tidak hanya kepada komunitas muslim, tetapi kepada semua masyarakat di komunitas yang lain, tanpa tanda bulu.

Mudah-mudahan semua kerja keras panitia, termasuk suami saya, bisa membuat acara ini terlaksana dengan lancar dan semua doa yang dikirimkan kepada KH. Abdurrahman Wahid, diterima disisi-Nya. Amin..