Amsterdam Canal

Yeeayy.. Welcome my last weekend in Deutschland!!

Tidak ada aktivitas yang lebih menggembirakan dari pada packing, ngumpulin souvenir, menimbang ukuran berat koper dan lain-lain.. ? Duuh.. Udah nggak sabar banget pengen ketemu keluarga, teman dan murid-murid di sekolah?

Meski masih tersisa satu minggu lagi pelatihan yang harus saya jalani di kampus Hessische Landesstelle für Technologiefortbildung (HLFT) tercintah.. namun waktu seminggu pastinya akan berlalu sangat cepat dengan berbagai tugas project dan laporan yang harus kami selesaikan seminggu ke depan! ??

Begitu pun penjelajahan saya ke beberapa negara Eropa, telah tuntas di dua negara, yaitu Amsterdam dan Belgia. Dua negara ini menjadi destinasi terakhir saya dan 2 orang teman lainnya (Pak Budi dan Pak Omar) untuk menghabiskan sisa masa visa Schengen sebelum balik pulang ke Indonesia ?

Bersama Pak Omar dan Pak Budi Jaka

Seperti pada perjalanan2 sebelumnya, Flixbus tetap menjadi transportasi pilihan favorit yang akan mengantar kami Brussels, Belgia. Yaaa.. Kali ini sebelum ke Amsterdam, kami mampir terlebih dahulu ke Belgia untuk menjumpai sahabat lama saya di Microsoft, Grace Candra.

Melalui tiket keberangkatan bus pukul 17.35, kami pun sudah standby di pool Flixbus, di Frankfurt 1 jam sebelumnya.
Sambil ngobrol, kami bertiga memperhatikan keluar masuk bus sambil berharap bus yang akan kami tumpangi tiba dan kami bisa segera menghangatkan tubuh di dalamnya.
Pada perjalanan kali ini, kami merasa sangat tenang dan santai, karena kami merasa telah memiliki pengalaman bepergian sebelumnya, yaitu ke Paris. Jadi kami berpikir semua akan berjalan lancar dan baik-baik saja ?

Ripley’s Believe or Not Studio

Namun, sampai tiba waktu 5 menit menjelang keberangkatan, tak satupun dari bus yang berjejer di sana menunjukkan tanda-tanda akan berangkat.
Kami pun mulai curiga dan sedikit tegang! Kami khawatir bus yang akan kami tumpangi telah berangkat tanpa se-pengetahuan kami. Sampai tiba waktu keberangkatan pun.. kami tidak melihat bus itu. Maka kami pun bergegas menuju pusat informasi untuk menanyakan keberadaan bus yang akan kami tumpangi ??

Amsterdam

Kami sungguh kaget saat menerima info bahwa bus menuju Brussel telah berangkat. Dengan kata lain, kita ketinggalan bus!! ? Beruntung saya ditemani oleh 2 orang teman yang sangat tenang dan nggak panikan? Maka kami pun memutuskan untuk membeli ulang tiket menuju Brussels. (Lesson learned : Ojo dumeh.. tetep eling lan waspodo ?)

Amsterdam

Rasa capek, lelah dan menggigil setelah menunggu 5 jam keberangkatan, ditambah 7 jam perjalanan, terbayar dengan pemandangan kota Amsterdam dan Brusel yang sangat indah. Terlebih lagii… setelah melihat hasil jepretan kamera HP iphone milik Grace dan Nathan yang sungguh sadis! ? (Kalau sudah gini, jiwa konsumtifku mulai bergejolak untuk ganti HP.. ke iphone ?)

Atomium Brussels

Ohya, gara2 merk HP pula, kami (peserta training dari Indonesia) kalau di kelas sering jadi bahan guyonan (bc. olok-olokan) beberapa Trainer karena HP Samsung kami! (Padahal.. prosoku HP Samsungku iki yo wes apiiik.. Tapi nyatanya di sini..) hfth!

Amsterdam Canal

Teruntuk Grace Candra dan Nathan (sekeluarga), kami ucapkan terima kasih tak terhingga atas waktunya, telah mengantar kami menjelajahi dua kota cantik ini dan memberi tempat singgah yang sangat nyaman?
Jujur.. kamu terlihat lebih muda, segar dan lebih cantik dari Grace yang ku kenal sebelumnya.

Bersama Sahabatku di Microsoft Grace Candra

Kami benar-benar speechless loh.. lihat kalian berdua dengan sangat santuy bergantian nyetir mobil PP dari Belgia ke Amsterdam ? Thank you so much and our best wishes for you both! Semoga kita diberi kesempatan untuk bersua kembali di tahun mendatang ya.. baik di Bali atau Canada!! ? Aamiin.. Insya Allah!

Atomium Brussels. Miss you all.. Ya Allah!!