Beberapa hari yang lalu saya cukup terkejut dengan email yang saya terima dari P4TK BOE Malang yang berisi tentang undangan untuk mengikuti Diklat Instruktur Nasional Implementasi Kurikulum 2013 untuk SMK Produktif. Menjadi Instruktur Nasional adalah salah satu dari sekian banyak mimpi saya untuk bisa ikut andil dalam menyebarkan semangat perubahan dalam sistem pendidikan kita.

Jujur, terlepas dari pro dan kontra penerapan K13 di sekolah, bagi saya pribadi, munculnya K13 memberi angin segar perubahan pada sistem pendidikan kita, terutama pada pendekatan pembelajaran scientifik dan pengembangan konten pelajaran SMK Produktif. Struktur kurikulum produktif, terutama Teknik Komputer dan Jaringan (bidang yang saya ampu) pada kurikulum sebelumnya, menurut saya banyak yang tumpang tindih dengan konten materi yang sudah agak kadaluarsa, memang butuh perubahan dan pengembangan.

Sehingga dengan menjadi IN untuk SMK produktif saya merasa berkewajiban untuk ikut meluruskan beberapa perpepsi dan implementasi Kurikulum 2013 yang kurang tepat sekaligus ikut sedikit berkontribusi pada konten pembelajaran pada beberapa mata pelajaran. Baca Kurikulum SMK dan Kebutuhan Industri.

Namun, selama 7 hari saya bersama sekitar 35 guru pada masing-masing bidang keahlian pada gelombang 1, tidak lagi mengembangkan konten pembelajaran, melainkan lebih banyak mengeksplorasi administrasi pembelajaran yang mencakup pembuatan RPP, analisa penilaian dan seterusnya..

Dalam kegiatan ini, kami didampingi oleh WidyaIswara cantik Ibu Peny Iswindarti dan Bpk Suprianto. Mereka berdua dengan gaya mereka yang friendly dan sabar, mentransfer ilmunya kepada kami  sehingga kami semua sangat nyaman dalam mempelajari semua materi yang disampaikan.

Schedule, materi dan tugas yang sangat padat membuat hari-hari saya di P4TK BEO Malang disibukkan dengan mengerjakan Lembar Kegiatan (LK) yang selalu dikejar deadline. Pada pagi menerima materi, malam hari mengerjakan tugas. Begitu seterusnya selama hampir 7 hari.

Dan menjelang hari-hari terakhir, kami semua berkewajiban untuk melakukan tugas peer teaching guna mempraktikkan semua materi yang kami pelajari sebelumnya. Dari kegiatan praktik peer teaching ini, kita dapat berbagi rencana pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan berbagai model dan metode pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi dasar yang sedang diajarkan. Hal ini mengingatkan saya pada saat mengikuti PLPG di UNESA tahun 2012 yang lalu. Dimana saatlah saya melaksanakan kegiatan peer teaching untuk pertama kalinay. Baca Finally.. I’m Certified!

Belajar dari pengalaman membuat administrasi pembelajaran saat mengikuti PLPG beberapa tahun yang lalu, syukur alhamdulillah saya tidak banyak mengalami kendala saat menyelesaikan tugas yang diberikan oleh bpk/ibu widyaiswara.

Akhir pelatihan, kami semua melaksanakan post test untuk menguji penguasaan materi yang telah disampaikan. Syukur alhamdulillah, hasilnya memuaskan dan kami semua berhak menerima sertifikat sebagai Instruktur Nasional Implementasi Kurikulum 2013 untuk SMK Produktif.

Semoga kami semua bisa menjalankan tugas ini dengan baik dan bertanggung jawab. Amin.. 😀