Terkadang, remedy banyaknya platform e-learning yang ditawarkan malah membuat kita bingung dalam memilih platform yang terbaik. Sama dengan ketika kita memilih baju di mall atau di pasar tradisional, semakin banyak pilihan baju, semakin bingung pula kita memilihnya 😀 Sehingga, jurus coba-coba pun terpaksa harus dilakukan untuk mencari yang terbaik, sesuai dengan yang kita butuhkan. (Bc. Mengintip Berbagai Jenis Platform E-Learning)

Platform e-learning tertentu, yang menurut sebagian orang bagus, belum tentu juga cocok dan sesuai untuk diterapkan pada kelas kita. Karena setiap kelas membawa kondisi dan lingkungan yang berbeda. Oleh karena itu, dalam memilih jenis e-learning hendaknya harus benar-benar memilih platform yang sesuai dengan kebutuhan kelas kita, bukan platform yang sesuai dengan keinginan kita.. 😀

Tips berikut mudah-mudahan bisa membantu anda dalam memilih jenis e-learning yang sesuai dengan kebutuhan :

  • Usability (mudah digunakan) : Pilihlah sebuah platform e-learning yang mudah digunakan baik oleh guru, siswa maupun administrator. Platform yang memiliki interface yang rumit, apalagi membutuhkan proses pelatihan yang lama, akan menyebabkan pengguna (guru dan siswa) stress dan tidak fokus pada konten dan aktifitas pembelajarannya.
  • Affordability (murah dan terjangkau harganya) : Pilihlah platform yang gratis, atau jika harus yang berbayar, anda bisa memilih yang murah harganya. Anda juga musti berhati-hati ketika memilih platform e-learning, karena banyak juga software e-learning yang pada awalnya menawarkan gratis, namun ketika anda sudah menggunakan dan mengalami ketergantungan, ternyata anda dikenai biaya (yang tersembunyi.. :D)
  • Maintability (mudah dalam mengaturnya) : Sebagai pengguna e-learning, biasanya seorang guru juga bertindak sebagai administrator di kelasnya. Maka sebainya anda memilih platform yang memberikan kemudahan anda dalam me-manage user (menambah dan menghapus user), content (menambah, mengedit dan menghapus konten), serta kemudahan dalam merawat dokumen anda yang lain.
  • Accessibility (mudah diakses) : Jika anda menggunakan platform e-learning yang self hosted, maka pilihlah software yang bisa diakses oleh berbagai platform. Sebaiknya anda tidak memilih software yang hanya dapat diakses oleh browser tertentu, atau memerlukan program khusus (yang sulit untuk didapatkan) untuk menjalankannya.
  • Compatibility (dukungan terhadap banyak format file) : Pilihlah e-learning yang fleksibel terhadap berbagai jenis format file, terutama format-format file yang biasa kita digunakan untuk menyimpan resource. Sehingga kita dapat dengan mudah mengunggah file baik dalam bentuk dokumen, audio, video maupun komponen-komponen interaktif lainnya.

Di samping hal-hal di atas, ada beberapa hal yang juga patut anda pertimbangkan ketika memilih platform e-learning, yatu:

  • Modularity : Pilihlah e-learning yang mendukung konsep modularitas, yang membagi konten ke dalam beberapa objek pembelajaran yang singkat, sehingga lebih efektif, mudah difahami dan mudah dalam menentukan tujuan pembelajaran.
  • Social media compatibility : Pilihlah e-learning yang mendukung fitur social media, seperti blog post, twitter, facebook, dan seterusnya. Hal ini untuk memudahkan anda ketika ingin membagi konten pembelajaran kepada pengguna yang lain.
  • Mobile compatibility : Tren pembelajaran saat ini dan masa depan adalah mobile learning. Sehingga kompatibilitas sebuah e-learning terhadap perangkat mobile, termasuk smartphone dan tablet, sepatutnya menjadi dipertimbangkan. Hal ini untuk mempermudah akses guru dan siswa terhadap e-learning tersebut.
  • Customizability : Bagi pengguna e-learning yang kreatif, biasanya tidak puas jika tidak menggunakan desain e-learning sendiri. Maka pilihlah e-learning yang dapat dengan mudah dimodifikasi, sesuai dengan keinginan anda atau instansi tempat anda bernaung. Misalnya e-learning yang dapat diganti logonya, tampilan / tata letaknya dan seterusnya.

Dari berbagai pertimbangan di atas, setidaknya anda telah memiliki gambaran, jenis platform e-learning yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan kelas anda. Kalaupun anda belum menemukan e-learning yang sesuai, anda bisa berkonsultasi dengan beberapa teman anda yang telah terlebih dahulu menggunakannya. Tentu saja semua mengacu pada berbagai pertimbangan tentang kondisi di kelas (lingkungan) anda 😀

Mudah-mudahan bermanfaat.