Mendengar masih ada sekolah yang ingin menerapkan LMS Moodle sebagai e-learning pendukung proses pembelajaran di sekolah, stuff membuat saya merasa nggumun (bc. heran). Apalagi sekolah dengan platform kejuruan. Karena setahu saya, selama ini sekolah yang banyak menerapkan e-learning berbasis Moodle adalah Sekolah Menengah Atas/SMA, terutama sekolah eks RSBI.

Adalah SMKN 2 Wonogiri, yang saat ini sedang membangun e-learning berbasis LMS Moodle untuk proses pembelajaran dan ujian online. Dan saya, selaku guru yang telah lebih dulu menerapkan LMS ini, merasa excited saat berkesempatan untuk berbagi pengalaman kepada teman-teman guru di sekolah ini, beberapa waktu yang lalu.

Bagi saya pribadi, memberikan materi LMS Moodle sangat berbeda dengan ketika memberikan materi e-learning dengan platform lain. Dibutuhkan sedikit informasi tentang segala infrastuktur yang ada di sekolah, terutama jaringan internet dan intranet, termasuk kemampuan guru dalam mengoperasikan komputer serta pengetahuan para guru tentang e-learning itu sendiri. Dengan begitu, saya dapat menyesuaikan materi dengan kondisi real di sekolah.

Dan syukurlah, pada SMKN 2 Wonogiri telah terbangun infrastuktrur yang memang telah disiapkan untuk lms moodle. Belajar moodle juga bukan hal baru bagi para guru SMKN 2 Wonogiri ini, karena sebelumnya mereka pernah menerima materi serupa. Dan jika sudah begini..saya dapat langsung “tancap gas” mengejar target yang diinginkan oleh panitia (sekolah)..he..he

Tidak ada masalah yang berarti saat menguliti dan menerapkan semua materi yang ada pada “Buku Membangun E-Learning dengan Moodle” yang menjadi panduan para guru ini.

Selama proses belajar, buku ini sangat membantu mereka untuk mengupload resource/bahan ajar, memberikan aktivitas pembelajaran (assignment, quiz, forum, dst), mengolah nilai siswa dan mengatur tampilan kelas/course mereka. Dan para peserta dapat secara mandiri mengisi bahan ajar, aktivitas dan mengelola nilai pada course-nya. Sedangkan saya.. tinggal memotivasi dan menekankan pada konsepnya saja.

Dua hari di kota wonogiri menjadi pengalaman yang menyenangkan..karena hawanya yang sejuk, penghuninya yang ramah dengan semangat belajar yang luar biasa. Para guru yang sebagian besar berjiwa muda, memberi keyakinan pada saya akan keberhasilan penerapan e-learning berbasis lms moodle di sekolah ini.

Saya sampaikan beribu terima kasih kepada Kepala Sekolah SMKN 2 Wonogiri Bpk Ir. Drs. Dikin, dan ketua panitia sekaligus Administrator Bpk Eko Nur Wahyudi serta seluruh guru yang bersemangat mengikuti pelatihan ini sampai akhir acara. Semoga apa telah kita bagi dapat bermanfaat untuk kemajuan pendidikan siswa/i kita. Amin..