point guraruMelihat semakin banyak teman guraru yang mempertanyakan keberadaan dan kegunaan point di guraru, no rx maka saya ingin sedikit berbagi pengalaman tentang beberapa hal yang menyangkut point di blog komunitas guraru ini.

Point/nilai sebenarnya adalah reward yang akan kita dapatkan, sebagai bentuk penghargaan karena kita telah berhasil melakukan sesuatu. Sebagai guru, kita biasa memberikan point/nilai ketika siswa kita yang berhasil mengerjakan aktivitas yang kita berikan, seperti kuis, tugas, menyampaikan pendapat dalam sebuah diskusi, dan seterusnya.

Tujuan pemberian point ini adalah untuk membuat siswa lebih senang dan bersemangat serta tertantang untuk mengerjakan aktivitas, sekaligus untuk meningkatkan interaktifitas siswa dalam kelas tersebut.

Pemberian point tersebut sebenarnya mengacu pada konsep gamification yang diterapkan pada proses pembelajaran di kelas. Berbicara tentang konsep gamification, beberapa waktu yang lalu guraru telah banyak mengulasnya pada topik bulanan tahun 2013 yang lalu.

Pada mulanya, konsep gamification ini banyak diterapkan pada dunia marketing, dengan tujuan untuk menarik banyak pembeli, membuat mereka tak hanya senang dan puas secara fungsional terhadap barang yang dibelinya, tetapi bagaimana agar mereka bisa cinta terhadap produk tersebut.

Lalu bagaimana dengan point di guraru?

Tidak berbeda dengan konsep gamification pada pembelajaran di kelas dan dunia marketing, point dalam guraru juga bertujuan untuk mengapresiasi para anggotanya yang telah melakukan aktivitas (yang telah ditentukan) seperti menulis, memberi komentar, berdiskusi dan seterusnya.

Besarnya point yang diperoleh oleh guraru, bergantung pada jenis aktivitas yang telah dilakukannya. Misalnya, aktivitas menulis=10, memberi komentar=5, melakukan vote=5 dan seterusnya. Masing-masing nilai tersebut, diberikan dan diatur oleh pengelola guraru itu sendiri melalui plugin tertentu yang telah terpasang dalam blog ini. Cara pemasangan plugin ini pernah saya tulis juga di sini.

Maka jika semakin sering seorang guraru melakukan aktivitas di atas, maka akan semakin banyak pula jumlah point yang berhasil dikumpulkannya.

Terus, untuk apa point di Guraru?

Jika kita menengok sejarah perkembangan komunitas guraru 1-2 tahun yang lalu, di mana komunitas ini belum banyak jumlah anggotanya, apalagi aktivitas dan interaktivitasnya di blog komunitas ini, maka pemberian point pada guraru yang aktif, menjadi sebuah cara yang bagus untuk meningkatkan interaktifitas anggotanya di blog komunitas ini.

Namun, sejalan dengan meningkatnya jumlah anggota dan interaktivitas para guraru di blog ini, pemberian point sepertinya sudah tidak relevan dan urgen lagi, bahkan boleh dibilang cukup mengganggu, terutama bagi anggota baru blog guraru, sehingga bisa jadi akan mengurangi semangat mereka untuk beraktivitas di blog ini.

Lantas, seberapa besar sumbangan point, terhadap perolehan penghargaan Guraru award/guru seru dan kompetisi guraru lainnya?

Berdasarkan pengalaman saya menjadi kontributor/juri/narasumber pada kegiatan Acer Guraru seperti topik bulanan/GuraruTalk/Guru Seru-Guraru Award sepanjang tahun 2013, point yang diperoleh para guraru, menyumbang tak lebih dari 50% dari seluruh aktivitas guraru dalam komunitas, aktivitas penggunaan teknologi untuk pembelajaran, dan aktivitas guraru di media sosial (facebook / twitter).

Sehingga guraru bisa memperkirakan sendiri, sekiranya apa yang menjadi dasar seorang guraru dapat memenangkan kompetisi yang dilaksanakan oleh Acer, tentu terlepas dari faktor keberuntungan.. 😀

Maka jika akhir-akhir ini banyak guraru yang menginginkan dihapuskannya pemberian point, itu dikarenakan para guraru menilai pemberian point tidak lagi cukup efektif dan berpengaruh pada aktivitas dan interaktifitas guraru dalam komunitas ini. Dan itu menurut saya adalah BAGUS!

Namun, jika para Admin guraru tidak juga memiliki kewenangan untuk menghapusnya, lalu kepada siapa para guraru harus mengadu? 😀

Demikian sedikit pengalaman yang dapat saya bagian pada guraru, mudah-mudah bermanfaat.